Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

Rancang Bangun BPP Jambi

  PENCARIAN DATA :

Layanan Publik

Motto "BAPELTAN JAMBI BISA"

Maklumat Pelayanan Infromasi Publik
"Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan informasi publik yang telah ditetapkan, dan apabila tidak menepati janji, kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku"

MUTIARA HIKMAH :
"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Jam Pelayanan
a. Pelayanan Tamu
- Senin s.d Kamis pukul 08.00 s.d 16.00 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
- Jumat pukul 08.00 s.d 16.30 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
b. Pelayanan Peserta Pelatihan
- Senin s.d Sabtu pukul 08.00 s.d 21.00 wib

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             1%
 Baik
             98%
 Cukup
             1%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             67%
 Baik
             22%
 Cukup
             11%

 
User ID :
Password :
 

04-03-2015  MIKROORGANISME PENTING DALAM TANAH
Oleh : Lisa Marianah, SP (Widyaiswara Pertama)


Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroorganisme tanah. Organisme tanah berperan penting dalam mempercepat penyediaan hara dan juga sebagai sumber bahan organik tanah. Penambahan bahan organik dalam tanah akan menyebabkan aktivitas dan populasi mikrobiologi dalam tanah meningkat, terutama yang berkaitan dengan aktivitas dekomposisi dan mineralisasi bahan organik.

03-03-2015  MEMPERBANYAK DAN MENGAPLIKASIKAN AGENSIA HAYATI
Oleh : Lisa Marianah, SP (Widyaiswara Pertama)


Kesadaran masyarakat semakin tinggi akan bahaya dan pengaruh negatif dari penggunaan pestisida kimia, baik itu terhadap manusia ataupun lingkungan. Resurgensi hama, resistensi hama, munculnya hama kedua serta terbunuhnya musuh alami (hama bukan sasaran) merupakan beberapa dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia yang kurang bijaksana. oleh karena itu penggunaan agensia hayati dapat mengurangi dampak yang timbul akibat penggunaan pestisida kimia.

02-03-2015  KONSERVASI TANAH DAN AIR DI LAHAN KERING
Oleh : Binsar Simatupang, SP, MP
Widyaiswara Muda BPP Jambi

Lahan kering di Indonesia cukup luas jika dibandingkan dengan lahan-lahan berpengairan teknis lainnya. Keterbatasan oleh faktor alam yang menyebabkan lahan kering belum dapat dimanfaatkan untuk usaha-usaha secara optimal. Hal ini karena kondisi tanah dan air sebagai sumber daya alam pada umumnya, sudah mengalami degradasi sedemikian rupa sehingga memerlukan usaha-usaha konservasi yang serius oleh para pelaku usaha tani.
Download Selengkapnya

28-02-2015  PENGARUH LAMA PENYIMPANAN BIOPESTISIDA TERHADAP DAYA KENDALI SERANGAN HAMA KUTU PADA TANAMAN CABE RAWIT
OLEH : HENDRI YANDRI, SP
(WIDYAISWARA PERTAMA)

Kutu daun yang menyerang tanaman cabe biasanya berasal dari jenis Myzus persicae. Kutu daun menyerang dengan menghisap cairan pada daun. Daun menjadi kering dan permukaan daun keriting. Selain itu, kutu daun bisa mengundang berbagai penyakit secara tidak langsung. Kutu ini bisa menjadi vektor pembawa virus, menghasilkan cairan berwarna kuning kehijaun yang mengundang semut dan mengundang datangnya cendawan yang menimbulkan jelaga hitam pada permukaan daun.
Download Selengkapnya

28-02-2015  PERANAN TRICHODERMA KONINGII DALAM MENGENDALIKAN JAMUR AKAR PADA TANAMAN KAKAO
OLEH : HENDRI YANDRI, SP
(WIDYAISWARA PERTAMA)

Trichoderma koningii merupakan cendawan antagonis yang sangat berperan membantu mengatasi beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur akar pada tanaman kakao. Cendawan Trichoderma koningii ini dilaporkan sebagai bioFungisida karena mampu berkompetisi dalam mengambil nutrisi dengan jamur lain dilapangan sehingga jamur-jamur patogen pembawa penyakit mati terinfeksi oleh jamur Trichoderma koningii ini.
Download Selengkapnya

13-02-2015  BIOPESTISIDA PENGENDALI HELOPELTIS SPP. PADA TANAMAN KAKAO
OLEH : HENDRI YANDRI, SP
(WIDYAISWARA PERTAMA)

Diantara penyebab rendahnya produktivitas kakao di Indonesia adalah serangan organisme pengganggu tanaman. Banyak jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao. Helopeltis spp. termasuk hama utama yang menyerang tanaman kakao. Hama ini menyerang buah dan pucuk tanaman kakao.
Download Selengkapnya

Hal : 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39 

GALLERY

Maklumat Pelayanan Informasi Publik

Waktu Pelayanan

Janji Layanan

Motto

  

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 873091

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

17369
15972
16991
18236
18284
337

10-2020

11-2020

12-2020

01-2021

02-2021

03-2021