Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

Rancang Bangun BPP Jambi

  PENCARIAN DATA :

Layanan Publik

Motto "BAPELTAN JAMBI BISA"

Maklumat Pelayanan Infromasi Publik
"Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan informasi publik yang telah ditetapkan, dan apabila tidak menepati janji, kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku"

MUTIARA HIKMAH :
"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Jam Pelayanan
a. Pelayanan Tamu
- Senin s.d Kamis pukul 08.00 s.d 16.00 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
- Jumat pukul 08.00 s.d 16.30 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
b. Pelayanan Peserta Pelatihan
- Senin s.d Sabtu pukul 08.00 s.d 21.00 wib

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             1%
 Baik
             98%
 Cukup
             1%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             68%
 Baik
             23%
 Cukup
             9%

 
User ID :
Password :
 

05-04-2013  DIKLAT DIVERSIFIKASI PANGAN BAGI PENYULUH PENDAMPING P2KP ANGKATAN I DAN ANGKATAN II TANGGAL 04 s/d 10 APRIL 2013
Penganekaraman konsumsi pangan merupakan upaya memantapkan atau membudayakan pola konsumsi pangan yang beraneka ragam dan seimbang serta aman dalam jumlah dan komposisi yang cukup guna memenuhi kebutuhan gizi untuk mendukung hidup sehat, aktif dan produktif. Indicator untuk mengukur tingkat keanekaragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat adalah skor Pola Pangan Harapan (PPH) yang ditunukkan dengan nilai 95 dan diharapkan dapat tercapai pad tahun 2015.

05-04-2013  PENGKONDISIAN MANUSIA PEMBANGUNAN
Sebuah Refleksi Diri Untuk Mengisi Tahun 2013
Oleh : Ir. LINDUNG, MP (WIDYAISWARA MADYA BPP JAMBI)

Sudah menjadi kesepakatan terhadap premis yang menyebutkan, bahwa faktor manusia memainkan peran sentral (amat penting) dalam pembangunan, sudah cukup sering diketengahkan. Jika premis itu diterima, wajar jika kemudian lahir istilah manusia pembangunan, sebagai istilah yang mencerminkan aksentuasi pada peran sentral itu.

05-04-2013  DIKLAT TERAKREDITASI KARET BAGI PENYULUH PERTANIAN 19 s/d 25 MARET 2013
Pengembangan perkebunan karet sekarang ini masih dihadapkan dengan berbagai persoalan baik teknis maupun kesiapan sumberdaya manusianya. Salah satu upaya pemecahan masalah adalah perlu dilakukan secara terencana dan berkesinambungan diklat budidaya karet.

05-04-2013  DIKLAT TERAKREDITASI JAMUR BAGI PENYULUH PERTANIAN TANGGAL 19 s/d 25 MARET 2013
Penggunaan jamur dengan mengandalkan produksi alami melalui perburuan tidak mungkin dapat memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu budidaya jamur merupakan salah satu cara untuk memenuhi permintaan akan jamur konsumsi. Spesies jamur pangan yang telah berhasil dibudidayakan jumlahnya cukup banyak dan lima spesies diantaranya telah dibudidayakan dalam skala industri di Indonesia. Kelima jamur tersebut yaitu Agricus bisporus (jamur putih atau jamur kancing), Auricularia auricula (jamur kuping), Lentinula edodes (jamur shitake), Pleuratus ostreatus (jamur tiram) dan Volvariella volvacea (jamur merang).

05-04-2013  APRESIASI PROGRAM PUAP TAHUN 2013 TANGGAL 06 s/d 08 MARET 2013
Dalam upaya mengembangkan usaha dan unit-unit usaha agribisnis di tingkat perdesaan, peran pelaku utama sangat diperlukan. Keberadaan pelaku utama hendaknya didorong untuk tumbuh dan berkembang dalam wadah organisasi kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) agar mereka dapat menerapkan usahatani yang berskala ekonomi dan berwawasan bisnis, sehingga pendapatan dan kesejahteraan pelaku utama dapat meningkat.

04-04-2013  DIKLAT TEKNIS AGRIBISNIS KEDELAI ANGKATAN II BAGI PENYULUH PERTANIAN TANGGAL 04 s/d 10 MARET 2013
Konsumsi kedelai di Indonesia mencapai 2,2 juta tons per tahun; dari jumlah itu sekitar 1,6 juta tons harus diimpor sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Kedelai.Banyak hal yang menjadi kendala dalam pencapaian swasembada komoditas kedelai dan pelestarian swasembada berkelanjutan kedelai antara lain : masih terbatasnya tingkat penguasaan teknologi oleh petani di tengah persaingan pasar yang semakin ketat dan terjadinya perubahan iklim secara global.

Hal : 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39 

GALLERY

Maklumat Pelayanan Informasi Publik

Waktu Pelayanan

Janji Layanan

Motto

  

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 817097

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

13527
17407
13251
18618
17369
14415

06-2020

07-2020

08-2020

09-2020

10-2020

11-2020