Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             58%
 Baik
             19%
 Cukup
             23%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             63%
 Baik
             32%
 Cukup
             5%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

Liputan :"Mengantisifasi masuknya tenaga kerja asing yang telah bersertifikat dan diakui dalam MEA”

Selengkapnya

18-09-2013  PEMBUKAAN KEGIATAN DIKLAT PROGRAM PUAP BAGI PENGURUS GAPOKTAN ANGKATAN I, II, DAN III TANGGAL 16 s/d 20 SEPTEMBER 2013
Pada Hari Senin, tanggal 16 September 2013 telah dibuka kegiatan Diklat Program PUAP Bagi Pengurus Gapoktan Angkatan I; II dan Angkatan III di Balai Pelatihan Pertanian Jambi. Kegiatan Diklat dihadiri oleh pengurus Gapoktan sebanyak 88 orang dari 3 (tiga) provinsi diwilayah kerja BPP Jambi yakni Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Alokasi peserta untuk Angkatan I sebanyak 27 orang, Angkatan II sebanyak 33 orang dan Angkatan III sebanyak 28 orang.

18-09-2013  PEMBUATAN BOKHASI FESES SAPI
Oleh : Masnun, S.Pt., M.Si. (Widyaiswara Muda)
Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat adalah sampah dan feses ternak yang tidak ditangani.

17-09-2013  KAJIAN OKULASI BENIH KARET (Hevea Brasiliensis Muell. arg) DENGAN JENIS ENTRES BERBEDA PADA KLON PB 260 DAN PR 261
Kajiwidya Oleh : Ir. Lindung, MP (Widyaiswara Madya)
Di provinsi Jambi, pertanaman karet merupakan perkebunan cukup besar yang pada tahun 2009 luasnya mencapai 645.145 hektar. Dari total luas tanaman karet tersebut, 642.619 hektar atau lebih dari 98% merupakan perkebunan karet rakyat yang total produksinya mencapai 277.900 ton

10-09-2013  DIKLAT TEKNIS STATISTIK PERTANIAN BAGI PETUGAS STATISTIK PERTANIAN KABUPATEN/KOTA UNTUK ANGKATAN I; ANGKATAN II; ANGKATAN III DAN ANGKATAN IV TANGGAL 05 s/d 11 SEPTEMBER 2013
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan telah terjalinnya kerjasama antara Kemetrian Pertanian dengan BPS, sudah saatnya dikembangkan system penyajian data yang lebih cepat dan akurat yang memungkinkan peyajian data secara real time.

09-09-2013  RESPON BIBIT STUM MATA TIDUR TANAMAN KARET (Hevea brasilliensis Mull Arg) TERHADAP PEMBERIAN KINETIN
Oleh : Elly Sarnis Pukesmawati, SP.,MP. (Widyaiswara Muda)
Kinetin tidak terdapat secara alami di dalam tanaman. Zat ini dibuat dari pemecahan deoxyribonucleic acid adalah 6-(fulfurylamino) purine. Zat yang secara alami mempunyai pengaruh morfologi dan fisiologi yang sama dengan kinetin dan terdapat di dalam tanaman adalah sitokinin....

08-09-2013  IMPLEMENTASI PERMENTAN NOMOR 49 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERTANIAN APARATUR DAN NON APARATUR DI BALAI PELATIHAN PERTANIAN (BPP) JAMBI
Oleh : Ir. Lindung, MP (Widyaiswara Madya)
Pedoman Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pertanian untuk aparatur dan non aparatur sudah diundangkan pada tanggal 6 September 2011 dalam Peraturan Menteri Pertanian, nomor: 49/Permentan/OT.140/9/2011. Pedoman ini menjadikan pegangan bagi Balai Pelatihan Pertanian Jambi dalam menyelenggarakan diklat.

29-08-2013  PERAN PUSAT PELATIHAN PERTANIAN PERDESAAN SWADAYA (P4S) DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI
Oleh : Lisa Marianah, SP. (Widyaiswara Pertama)
Menurut data statistik tahun 2012, 6,01 % tingkat pendidikan petani Indonesia tidak tamat SD, 14,14 % tamat SD, 28,07 % lulus SMP, 20,74 % tamat SMA, dan 31,05% lulus perguruan tinggi. Secara ekonomi, sekitar 56 persen petani kita hidup secara subsistem dengan rata-rata luas kepemilikan lahan kurang dari 0,5 hektare dan pendapatan Rp16 juta/hektare/tahun.

27-08-2013  DIKLAT PERTANIAN DAN WIDYAISWARA (PRASARAN UNTUK BALAI PELATIHAN PERTANIAN)
Oleh : Ir. Lindung, MP (Widyaiswara Madya)
Ada beberapa butir catatan menarik dari notulensi rumusan hasil Pertemuan Nasional Widyaiswara Pertanian Tahun 2013.
Pertama, isu strategis yang berkembang saat ini terkait dengan penyelenggaraan diklat yaitu: 1) pelatihan yang ada di Pusat Pelatihan Pertanian tidak efektif/’tidak nendang’, 2) ruh pelatihan tidak ada, dan 3) variasi metode pembelajaran yang kurang....

27-08-2013  GULMA PENTING PADA TANAMAN KAKAO
Oleh :Elly Sarnis Pukesmawati, SP., MP (Widyaiswara Muda)
Gulma menimbulkan kerugian secara perlahan selama gulma tersebut hidup berinteraksi bersama dengan tanaman. Kerugian tersebut terjadi melalui proses persaingan atau kompetisi antara gulma dan tanaman dalam memperoleh sarana tumbuh seperti hara, air, cahaya, CO2, dan ruang tumbuh.

22-08-2013  PENYIAPAN BAHAN TANAMAN KARET
Oleh : Elly Sarnis Pukesmawati, SP., MP (Widyaiswara Muda)
Penyiapan bahan tanam dilakukan setelah okulasi dinyatakan berhasil , bahan tanam dapat berbentuk Stum mata tidur, Stum mini , dan Stum tinggi . Perbedaan bahan tanam tersebut terletak pada proses masa pertumbuhan.

22-08-2013  PENGARUH KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PISANG ASAL BONGGOL/BIT
Oleh:Irwanto, SST (Widyaiswara Pertama)
Pisang merupakan tanaman yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Upaya meningkatkan produksi tanaman pisang dapat dilakukan melalui perbaikan kualitas benih/bibit dan perbaikan teknologi budidayanya.

21-08-2013  KEGIATAN HALAL BI HALAL DI BPP JAMBI
Pada tanggal 19 Agustus 2013 Hari Senin, telah diadakan kegiatan Halal Bi Halal 3 Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian yang ada di Provinsi Jambi, yaitu Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi, Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Jambi dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi.

29-07-2013  PERBANYAKAN BIBIT DURIAN MELALAUI BIJI, PENYAMBUNGAN (GRAFTING) DAN OKULASI
Oleh: Irwanto, SST (Widyaiswara Pertama)
Dalam pembibitan durian dikenal dua macam perkembangbiakan/perbanyakan bibit yaitu: perkembangbiakan secara generatif (menggunakan biji) dan perkembangbiakan secara vegetatif (Penyambungan, okulasi dan penyusuan).

24-07-2013  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BUAH DURIAN
Oleh : Syukur, SP.,MP (Widyaiswara Pertama)
Penanaman dan pengelolaan kebun durian di Indonesia saat ini belumlah maksimal dan masih tertinggal jauh dibandingkan dengan Thailan dan Malaysia...

24-07-2013  TEKNOLOGI BUDIDAYA KEDELAI
Oleh : Lisa Marianah, SP (Widyaiswara Pertama)
Kedelai merupakan salah satu komoditi pangan utama setelah padi dan jagung. Kedelai menjadi bahan pangan sumber protein nabati utama bagi masyarakat...

24-07-2013  PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BUAH NAGA MERAH PADA TIANG PANJAT BETON DI BALAI PELATIHAN PERTANIAN JAMBI
Karya Tulis Ilmiah Oleh : Irwanto, SST (Widyaiswara Pertama)
Tanaman buah naga (dragon fruit) yang awalnya dikenal sebagai tanaman hias ini sudah cukup lama dikenal masyarakat Taiwan, Vietnam, maupun thailand. Terlebih saat diketahui bahwa buahnya dapat dimakan, semakin banyak yang mengenalnya. Buahnya terasa enak. Bagi masyarakat didaerah tersebut, usaha budidaya tanaman buah naga terus dilakukan karena sangat menguntungkan.

23-07-2013  PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK PELET KONSENTRAT KELINCI FESES PUYUH
Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si (Widyaiswara Muda)
Ketersediaan pakan merupakan salah satu factor penting dalam usaha pemeliharaan ternak. Keberhasilan usaha peternakan sangat banyak ditentukan oleh pakan.

Hal : 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11 

INFORMASI PENGUNJUNG :

IP Address : 54.205.47.26
Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 338759

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

9026
7996
6604
6556
7816
4236

08-2016

09-2016

10-2016

11-2016

12-2016

01-2017