Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             18%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             70%
 Baik
             26%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

Pembinaan Mental Pegawai - Memupuk Silaturrahmi dan Kebersamaan di BPP Jambi

Salah satu PNS yang bernama Rusli Sinaga di BPP Jambi akhirnya memasuki juga masa pensiun sejak tanggal 1 Mei 2012 dan menjadi purnabakti. Setelah 26 (dua puluh enam) tahun beliau bekerja dan mengabdi di BLPP Lubuk Ruso (1986) sampai ke Balai Pelatihan Pertanian Jambi (2012), maka beliau harus berpisah dengan seluruh warga BPP Jambi.

Perpisahan yang dilakukan selain dengan Bapak Rusli Sinaga, maka juga dilakukan perpisahan dengan Bapak Ir. Panji Indra Salasa Putra di Aula BPP Jambi. Perpisahan dengan Bapak Ir. Panji Indra Salasa Putra bukan karena beliau telah memasuki masa pensiun, tetapi karena telah pindah (mutasi) ke SPMA (Desa Jembatan Emas) Kabupaten Batang Hari Jambi.

Perpisahan dengan ke-2 orang PNS itu termasuk dalam kegiatan Pembinaan Karyawan BPP Jambi Tahun 2012 ke-3, dan mengusung Tema: Kita Tingkatkan Semangat Kebersamaan untuk mewujudkan Visi dan Misi BPP Jambi. Selain mengusung Tema, maka kegiatan itu juga memberikan ucapan Selamat Menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1433 H.

Pada kesempatan di awal acara, maka Bapak Rusli Sinaga menceritakan bahwa pertama kali dirinya dari Sumatera Utara sebagai Tenaga Sukarela (tidak digaji) ketika bekerja di BLPP Lubuk Ruso pada kepemimpinan Bapak Darus Miga, dan selama 6 (enam) bulan bekerja sebagai tenaga honorer pun belum dibayarkan gajinya. Namun Bapak Rusli Sinaga tetap mempunyai kemauan dan kemampuan bekerja keras. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, maka Bapak Rusli Sinaga pada tahun 1986 bersama 2 (dua) orang temannya, termasuklah dengan Bapak M. Thaib, S.IP menanam Ubi Jalar, memakan Ubi Jalar, dan juga memakan Supermi. Banyak kenangan untuk pertama kalinya bekerja di BLPP Jambi Lubuk Ruso, sehingga sampai diri Bapak Rusli Sinaga bekerja di Balai Pelatihan Pertanian Jambi. Bapak Rusli Sinaga termasuk salah satu sosok PNS yang tangguh dalam mencari nafkah di luar pekerjaan sebagai PNS BPP Jambi. Beliau tidak gengsi-gengsi dalam berdagang di Pasar Angso Duo. Sehari beliau hanya memiliki waktu tidur rata-rata hanya 5 (lima) jam. Jam 12 malam, beliau bersama istrinya sudah turun ke Pasar Angso Duo untuk berdagang tanaman Bawang, Terung, Tomat, dan berbagai tanaman palawija lainnya. Alasan beliau sanggup bekerja demikian, karena tuntutan ekonomi untuk menafkahkan ke-3 (tiga) orang anaknya. Bahkan beliau pun berpesan bahwa jika ada karyawan/ti BPP Jambi memerlukan kerjasama dengan dirinya, maka Bapak Rusli Sinaga senantiasa siap untuk membantu dan menjalin hubungan bisnis perdagangan.

Acara perpisahan dihadiri juga oleh purnawanbakti ataupun sesepuh BPP Jambi, antara lain; 1. Bapak Ir. Ramayulis, 2. Bapak Soewadji, 3. Bapak Sukardiono, 4. Ibu Sugimin, dan 5. Ibu Husin.

Pak Ramayulis dalam penuturannya mengungkapkan, “Kami bersyukur bahwa kami berlima masih dianggap keluarga besar dan diundang ke Balai ini, mudah-mudahan ke depannya dapat kita pertahankan.
Sebetulnya apa yang dikemukakan Bapak Rusli Sinaga, maka itulah Balai dahulunya. Yang kita lihat sekarang adalah hasil perjuangan dahulunya. Kalau Saya resmi tercatat sebagai PNS pada tahun 1986 di kepemimpinan Bapak Darus Miga. Saya dahulunya bekerja di Disbun Propinsi, lalu ke Kanwil. Ketika ada pelatihan budidaya, Saya tetap ikut jadi pelatih. Sewaktu di Lubuk Ruso jalannya masih lumpur, dan karena itu kita harus semakin banyak belajar. Bahkan Bapak Selamat Silalahi pernah juga bertanya; Pak Rama, Saya ini kurang apa? Kok begini perlakuan Pemda dengan Saya, lalu Saya jawab; Sebetulnya Pak Silalahi, pandai saja tidak cukup, tetapi kita harus pandai-pandai”, demikian penuturan Pak Ramayulis kepada seluruh warga BPP Jambi yang hadir.

Lebih lanjut Bapak M. Thaib, S.IP (Kasubbag TU BPP Jambi) juga menceritakan kepada seluruh warga BPP Jambi bahwa kita harus mencoba bisa lebih memahami bagaimana seharusnya kita bekerja di organisasi. Kita harus bertanggung jawab dalam menjalankan organisasi. Dengan cerita Bapak Rusli Sinaga dan Bapak Ramayulis tadi, maka kita lebih termotivasi. Tanggal 1 Mei 2012 Bapak Rusli Sinaga pensiun. Ketika beliau hadir, suasana di BLPP Lubuk Ruso sangat gersang pada tahun 1982. BLPP Lubuk Ruso dibangun pada tahun 1980 dan dilakukan pembebasan lahan pada waktu itu yang melibatkan aparat Kanwil. Tahun 1982 proyek sudah berjalan, tetapi kantornya tidak ada dan harus menumpang di kantor Kanwil (daerah Kasang kota Jambi). Personil hanya 20 (dua puluh) orang pada proyek pengembangan SDM Pertanian oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Pertanian Jakarta. Sekretaris proyek pada waktu itu adalah Bapak Sukarji, sedangkan Ketuanya adalah Bapak Darwismiga. Pada bulan September 1982 hadir banjir di BLPP Lubuk Ruso, dan total karyawan hanya 10 (sepuluh) orang. Honor hanya Rp. 15.000,-.

Pada waktu itu Bapak Rusli Sinaga sebagai volunter pertama dan sangat gigih bekerja di lapangan, mengetik film seat dari siang sampai malam tanpa peralatan, hanya dengan 1 (satu) mesin ketik, dengan bangku dari suguhan/ketam tangan. Kemudian barulah pada tahun 1983 ada peralatan Kantor dari Usaha Peningkatan Gizi Keluarga. Bagaimana caranya kita membangkitkan semangat, dan kita pun masih bisa menabung dan sekolah. Itu semua adalah perjuangan. Personil hanya 10 (sepuluh) orang. Bapak Rusli Sinaga juga pernah menjabat sebagai Kepala Urusan Perlengkapan pada kepemimpinan Bapak DR. Silalahi (satu-satunya orang bergelar Doktor di Jambi, perintis KUD Pemayung dan STIK Muara Bulian).

Bendahara pada waktu itu adalah Bapak Husin. Itu semua adalah perjalanan dan prestasi bagi kita semua. Semuanya butuh pengorbanan. Zaman dahulu kami pernah mencuci mobil secara bergiliran. Zaman dahulu kita sudah menjalin kebersamaan. Kita pun harus menghargai kepada sesepuh kita. Semangat kita bukan karena ada insentif, bingkisan, dan sebagainya. Jangan sampai setelah itu lupa atas perjuangan. Meskipun kita hanya berjumlah 10 (sepuluh) orang, namun kita tetap bangun. Kita tetap bekerja. Masing-masing pimpinan punya gaya masing-masing, dan semuanya berharap ketika kita pensiun tetap jadi kenangan. Buat Bapak Panji Indra, lebih bagus kita menjadi Kapten di Speed Boat, daripada menjadi pengemudi di Kapal Besar. Selamat Jalan buat Bapak Naga.

Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Bapak DR. Teddy Rachmat Muliady, MM,juga sangat haru dan sangat memuji perjuangan sesepuh BPP Jambi yang luar biasa. “Saya bangga, Saya haru, siang ini telah bisa berkumpul 3 (tiga) generasi; pertama generasi pensiun, kedua generasi uzur, dan ketiga generasi sekarang. Sesuatunya ini terjadi karena ijin Allah. Acara spontanitas dan spektakuler karena 80 % (delapan puluh persen) yang hadir. Kita ada karena perjuangan beliau-beliau tadi. Kita harus siap melanjutkan apa-apa yang diharapkan. Kita semua harus terus berjuang. Mari kita bekerja untuk Balai, dan bukan untuk pimpinan, dan semata-mata karena pencipta. Kita harus terus belajar, belajar, dan belajar. Jangan sampai stress, stroke, dan selesai (meninggal mendadak) jika sudah pensiun, tetapi cobalah seperti Bapak Rusli Sinaga, setelah pensiun tidak bingung lagi, karena sudah ada pekerjaan sebagai pedagang”, ujarnya menasehati seluruh warga BPP Jambi.

Acara perpisahan dengan Bapak Rusli Sinaga dan Bapak Ir. Panji Indra Salasa Putra juga diisi dengan penampilan karyawan/ti BPP Jambi yang menyumbangkan suaranya, baik dari Kepala BPP Jambi, bahkan sampai ke Tenaga Harian Lepas BPP Jambi untuk bernyanyi sambil diiringi oleh musik organ tunggal yang tersedia di Aula BPP Jambi. Selain itu diberikan juga beberapa cindera mata dari Karyawan/ti BPP Jambi kepada Bapak Rusli Sinaga, Bapak Panji Indra, para sesepuh Jambi, serta dibagikan juga secara merata bingkisan dari BPP Jambi untuk menyambut bulan Puasa Ramadhan kepada seluruh karyawan/ti PNS BPP Jambi.

Acara perpisahan pun berakhir sesuai dengan waktu berakhirnya jam kerja Kantor di Aula BPP Jambi.

Reporter : Kemas Muhammad Erwansyah, STP (Fungsional Umum BPP Jambi

Admin: KSR_2012

Halaman Sebelumnya

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 477647

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

10146
13671
8653
10953
9417
6730

11-2017

12-2017

01-2018

02-2018

03-2018

04-2018