Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             18%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             70%
 Baik
             26%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

DIKLAT TERAKREDITASI JAMUR BAGI PENYULUH PERTANIAN TANGGAL 19 s/d 25 MARET 2013

I. LATAR BELAKANG
Jamur merupakan komoditas hortikultura yang mudah dijumpai dan banyak terdapat di alam bebas, misalnya di hutan atau kebun. Jamur dapat tumbuh di mana-mana terutama pada musim hunjan. Jamur juga disebut Supa (Sunda) atau Mushroom (Inggris). Varietas jamur yang ada di alam ini sangat banyak masing-masing mempunyai ciri yang berbeda. Sebagai salah satu sumber hayati, jamur diketahui hidup liar di alam. Selama ini jamur banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, ada juga yang memanfaatkannya sebagai obat.

Jamur merupakan sumber riboflavin, niasin, protein, asam folik dan vitamin B12, selain itu juga mengandung kalori sebesar 100 kj/100 g. Kandungan protein jamur lebuh tinggi daripada sayuran hijau pada umumnya atau umbi-umbian, sehingga memungkinkan jamur digunakan sebagai penambah protein bagi orang yang kekurangan protein.

Selain sebagai sumber protein, jamur juga memiliki kasiat menetralkan racun-racun dan zat-zat radioaktif dalam tanah. Khasiat jamur untuk kesehatan adalah menghentikan pendarahaan dan mempercepat pengeringan luka pada permukaan tubuh, mencegah penyakit diabetes militus, penyempitan pembuluh darah, menurunkan kolesterol darah, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, serta mencegah penyakit tumor atau kangker, kelenjar gondok, influensa, sekaligus memperlancar buang air besar.

Penggunaan jamur dengan mengandalkan produksi alami melalui perburuan tidak mungkin dapat memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu budidaya jamur merupakan salah satu cara untuk memenuhi permintaan akan jamur konsumsi. Spesies jamur pangan yang telah berhasil dibudidayakan jumlahnya cukup banyak dan lima spesies diantaranya telah dibudidayakan dalam skala industri di Indonesia. Kelima jamur tersebut yaitu Agricus bisporus (jamur putih atau jamur kancing), Auricularia auricula (jamur kuping), Lentinula edodes (jamur shitake), Pleuratus ostreatus (jamur tiram) dan Volvariella volvacea (jamur merang).

Jamur sangat mudah dibudidayakan, pengembangan jamur tidak memerlukan lahan yang luas. Masa produksi jamur relatif lebih cepat sehingga priode dan waktu panen lebih singkat dan dapat kontinu. Budidaya jamur dapat dikelola sebagai usaha sampingan ataupun usaha ekonomis skala kecil, menengah dan besar (industri).

Seiring dengan popularitas dan memasyarakatnya jamur sebagai bahan makanan lezat dan bergizi, maka permintaan konsumen dan pasar jamur di berbagai daerah terus meningkat. Hal demikian harus diiringi dengan teknologi budidaya yang baik.
Mengingat pentingnya hal tersebut, maka Balai Pelatihan Pertanian Jambi melaksanakan Diklat Terakreditasi Jamur Bagi Penyuluh Pertanian.

II. TUJUAN
Tujuan Diklat Terakreditasi Jamur Bagi Petani adalah sebagai berikut : meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan penyuluh tentang budidaya jamur dan selanjutnya dapat ditularkan kepada pelaku utama untuk diterapkan di sentra produksi masing-masing.

III. DASAR HUKUM PELAKSANAAN
Adapun Dasar Hukum Pelaksanaan Diklat Terakreditasi Jamur Bagi Penyuluh Pertanian adalah :
3.1 Keputusan Menteri Pertanian untuk Pengguna Anggaran Balai Pelatihan Pertanian Jambi. No. 6459 / Kpts / KU.410 / 12/2012 tanggal 10 Desember 2012, tentang Penunjukkan KPA, Pejabat yang bertugas melakukan pengujian dan Perintah Pembayaran dan Bendahara Pengeluaran serta Bendahara Penerima Lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2012;
3.2 Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Balai Pelatihan Pertanian Jambi Tahun Anggaran 2013 No. DIPA-018.10.2.394771/2013, tanggal 05 Desember 2012;
3.3 Keputusan Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi No.26/KPA/J.3.9/03/2013 tanggal 13 Maret 2013 tentang Penyelenggaraan Diklat Terakreditasi Jamur Bagi Penyuluh Pertanian.

IV. WAKTU DAN TEMPAT
4.1 WAKTU
Diklat Terakreditasi Jamur Bagi Penyuluh Pertanian dilaksanakan selama 7 (Tujuh) hari, dari tanggal 19 s.d 25 Maret 2013.

4.2 TEMPAT
Penyelenggaraan Diklat Terakreditasi Jamur Bagi Penyuluh Pertanian dilaksanakan di Balai Pelatihan Pertanian Jambi , Jln. Jambi - Palembang Km. 16 Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.

V. PESERTA
5.1 JUMLAH PESERTA
Jumlah peserta sebanyak 30 orang, seluruhnya berasal dari dalam wilayah Kerja Balai Pelatihan Pertanian Jambi yakni Propinsi Aceh, Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Sumatera Barat, Propinsi Riau, Propinsi Kepulauan Riau dan Propinsi Jambi.

5.2 ALOKASI PESERTA
Distribusi asal peserta adalah sebagai berikut :

SUMATERA BARAT
-Kab. Pesisir Selatan (1 orang)
-Kab. Lima Puluh Kota (1 orang)
-Kota Sawahlunto (1 orang)
-Kota. Padang Panjang (1 orang)
-Kab. Dharmasraya (1 orang)

SUMATERA UTARA
-Kab. Padang Lawas Utara (1 orang)
-Kab. Tapanuli Selatan (1 orang)
-Kab. Padang Sidempuan(1 orang)
-Kab. Serdang Bedagai (1 orang)

ACEH
-Kab. Gayo Luwes (1 orang)
-Kab. Pidie Jaya (1 orang)
-Kab. Bireun (1 orang)
-Kab. Aceh Jaya (1 orang)

RIAU
-Kab. Kampar (1 orang)
-Kab. Indragiri Hilir (1 orang)
-Kab. Indragiri Hulu (1 orang)
-Kab. Pelalawan (1 orang)
-Kab. Kuantan Sengingi (1 orang)

KEPULAUAN RIAU
-Kab. Bintan (1 orang)
-Kota Batam (1 orang)

JAMBI
-Kota Jambi (1 orang)
-Kab. Batang Hari (1 orang)
-Kab. Muaro Jambi (1 orang)
-Kab. Tanjab Barat (1 orang)
-Kab. Tebo (1 orang)
-Kab. Bungo (1 orang)
-Kab. Merangin (1 orang)
-Kab. Kerinci (1 orang)
-Kota Sungai Penuh (1 orang)

JUMLAH PESERTA 30 ORANG

sumber:
Seksi Penyelenggaraan Diklat (Sukarsih, S.TP., MP.)

Admin KhaSRil

Halaman Sebelumnya

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 492188

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8653
10953
9417
8610
8094
4427

01-2018

02-2018

03-2018

04-2018

05-2018

06-2018