Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             18%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             70%
 Baik
             26%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

DIKLAT TERAKREDITASI KARET BAGI PENYULUH PERTANIAN 19 s/d 25 MARET 2013

I.LATAR BELAKANG
Karet (Hevea brasiliensis) merupakan salah satu komoditi perkebunan utama di Indonesia. Produksi karet berupa getah atau lateks diperoleh dari hasil penyadapan terutama pohon karet.

Karet mempunyai peranan sangat penting bagi Indonesia karena disamping sebagai komoditi ekspor yang mendatangkan devisa, bahan baku industri dalam negeri juga sebagai sumber pendapatan masyarakat dan pelestarian fungsi lingkungan hidup.

Indonesia merupakan negara penghasil karet terbesar dunia yang memiliki areal sebesar 3,4 juta ha kemudian disusul oleh Thailand 2,1 juta ha dan Malaysia 1,3 juta ha, namun tingkat produktivitas karet Indonesia masih tergolong belum optimal.

Kebutuhan dunia terhadap karet diperkirakan terus meningkat dari tahun-ketahun seiring dengan berkembangnya industri yang menggunakan bahan baku karet di negara-negara maju. Negara-negara dengan pengguna karet paling banyak diantaranya Amerika Serikat, Cina, Jepang dan beberapa negara di Eropa.

Bagi Indonesia, meningkatnya kebutuhan karet dunia memberikan harapan yang cerah karena peluang untuk mengisi pasar internasional semakin terbuka. Pengembangan usaha perkebunan karet dilakukan dalam rangka mensukseskan 4 (empat) Sukses Pembangunan Pertanian 2010 – 2014 yaitu: 1) Meningkatkan dan memantapkan swasembada berkelanjutan; 2) Menumbuhkankembangkan ketahanan pangan dan gizi termasuk diversifikasi pangan; 3) Meningkatkan nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian; 4) Meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani.

Pengembangan perkebunan karet sekarang ini masih dihadapkan dengan berbagai persoalan baik teknis maupun kesiapan sumberdaya manusianya. Salah satu upaya pemecahan masalah adalah perlu dilakukan secara terencana dan berkesinambungan diklat budidaya karet.

Mengingat pentingnya hal tersebut, maka Balai Pelatihan Pertanian Jambi melaksanakan Diklat Terakreditasi Karet Bagi Penyuluh Pertanian.

II. TUJUAN
Tujuan Diklat Terakreditasi Karet Bagi Petani adalah sebagai berikut : meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petugas/penyuluh tentang budidaya karet dan selanjutnya dapat ditularkan kepada pelaku utama untuk diterapkan di sentra produksi masing-masing.

III. DASAR HUKUM PELAKSANAAN
Adapun Dasar Hukum Pelaksanaan Diklat Terakreditasi Karet Bagi Penyuluh Pertanian adalah :
3.1 Keputusan Menteri Pertanian untuk Pengguna Anggaran Balai Pelatihan Pertanian Jambi. No. 6459 / Kpts / KU.410 / 12/2012 tanggal 10 Desember 2012, tentang Penunjukkan KPA, Pejabat yang bertugas melakukan pengujian dan Perintah Pembayaran dan Bendahara Pengeluaran serta Bendahara Penerima Lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2012;
3.2 Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Balai Pelatihan Pertanian Jambi Tahun Anggaran 2013 No. DIPA-018.10.2.394771/2013, tanggal 05 Desember 2012;
3.3 Keputusan Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi No.27/KPA/J.3.9/03/2013 tanggal 13 Maret 2013 tentang Penyelenggaraan Diklat Terakreditasi Karet Bagi Penyuluh Pertanian.

IV. WAKTU DAN TEMPAT
4.1 WAKTU
Diklat Terakreditasi Karet Bagi Penyuluh Pertanian dilaksanakan selama 7 (Tujuh) hari, dari tanggal 19 s.d 25 Maret 2013.

4.2 TEMPAT
Penyelenggaraan Diklat Terakreditasi Karet Bagi Penyuluh Pertanian dilaksanakan di Balai Pelatihan Pertanian Jambi , Jln. Jambi - Palembang Km. 16 Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.

V. PESERTA
5.1 JUMLAH PESERTA
Jumlah peserta sebanyak 30 orang, seluruhnya berasal dari dalam wilayah Kerja Balai Pelatihan Pertanian Jambi yakni Propinsi Aceh, Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Sumatera Barat, Propinsi Riau, Propinsi Kepulauan Riau dan Propinsi Jambi.

5.2 ALOKASI PESERTA
Distribusi asal peserta adalah sebagai berikut :

SUMATERA BARAT
-Kab. Agam (1 Orang)
-Kota Padang Panjang (1 Orang)

SUMATERA UTARA
-Kab. Padang Lawas Utara (1 Orang)
-Kab. Tapanuli Selatan (1 Orang)
-Kab. Padang Sidempuan (1 Orang)
-Kab. Batu Bara (1 Orang)
-Kab. Simalungun (1 Orang)
-Kab. Tapanuli Tengah (1 Orang)
-Kab. Asahan (1 Orang)
-Kota. Binjai (1 Orang)
-Kab. Serdang Bedagai (1 Orang)

ACEH
-Kab. Gayo Luwes (1 Orang)
-Kab. Aceh Singkil (1 Orang)
-Kab. Aceh Jaya (1 Orang)

RIAU
-Kab. Kampar (1 Orang)
-Kab. Siak (1 Orang)
-Kab. Indragiri Hulu (1 Orang)
-Kab. Rokan Hulu
-Kab. Pelalawan (1 Orang)
-Kota Dumai (1 Orang)

KEP. RIAU
-Kota Batam (1 Orang)

JAMBI
-Kab. Batang Hari (1 Orang)
-Kab. Muaro Jambi (1 Orang)
-Kab. Tanjab Timur (1 Orang)
-Kab. Tanjab Barat (1 Orang)
-Kab. Tebo (1 Orang)
-Kab. Sarolangun (1 Orang)
-Kab. Bungo (1 Orang)
-Kab. Merangin (1 Orang)
-Kab. Kerinci (1 Orang)

JUMLAH PESERTA 30 ORANG


Sumber:
Seksi Penyelenggaraan Pelatihan (Sukarsih, S.TP., MP)
Admin : KSR

Halaman Sebelumnya

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 492199

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8653
10953
9417
8610
8094
4438

01-2018

02-2018

03-2018

04-2018

05-2018

06-2018