Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             18%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             70%
 Baik
             26%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

DIKLAT TEKNIS MENDUKUNG NILAI TAMBAH DAN DAYA SAING KOMODITAS JAGUNG DAN UBI KAYU ANGKATAN I BAGI PENYULUH PERTANIAN DAN BAGI PETANI TANGGAL 13 s/d 19 MEI 2013

I. LATAR BELAKANG
Kementerian Pertanian telah menetapkan arah dan kebijaksanaan pembangunan pertanian tahun 2010 – 2014 dengan Visi yaitu “Terwujudnya pertanian industrial unggul berkelanjutan yang berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing, ekspor dan kesejahteraan petani”

Untuk mewujudkan visi tersebut, Kementerian Pertanian menetapkan 4 (empat) Program Sukses Pembangunan Pertanian 2010 – 2014, diantaranya adalah peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor.

Sebagai salah satu subsistem dalam sistem agribisnis, peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing (NTDS) merupakan bagian penting yang memerlukan dukungan SDM yang memiliki kompetensi di bidang NTDS.

Untuk mendukung Program NTDS, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian telah menetapkan 4 (empat) program aksi, salah satu diantaranya adalah pemantapan sistem pelatihan pertanian yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kompetensi teknis bagi penyuluh pertanian yang menguasai kegiatan NTDS di wilayah binaan Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian secara nasional.

Pembangunan pertanian tanaman pangan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus meningkatkan nilai tambah dan daya saing serta kesejahteraan masyarakat. Kajian peningkatan daya saing dan nilai tambah komoditas pertanian adalah kepada kelompok tani/Gapoktan, diperlukan program revitalisasi dan reorientasi bantuan peralatan melalui serangkaian kegiatan terpadu. Kebijakan dan sistem penetapan bantuan langsung kepada petani/kelompok tani/Gapoktan perlu ditata-ulang

Berkaitan dengan hal tersebut, langkah strategis yang harus dilakukan Pemerintah yakni (1) melakukan revitalisasi terkait dengan teknik operasionalisasi dan pemeliharaan alsintan, manajemen usaha, dan sistem kemitraan, (2) melakukan pendampingan teknologi, manajemen agroindustri dan agribisnis, dan (3) memberlakukan sistem penetapan dan persyaratan penerima bantuan yang lebih ketat dan terukur.

Penanganan agroindustri tanaman pangan sampai saat ini belum optimal, sehingga perlu sentuhan dan perbaikan teknologi yang memperhatikan efektifitas, efisiensi, mutu dan pasar.

Menyadari hal tersebut, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian sejak tahun 2007, 2008, 2009 dan 2010 melalui Dinas Pertanian Provinsi

Kabupaten/Kota untuk pengembangan agroindustri tanaman pangan dengan komoditas padi, jagung, ubi kayu, ubijalar, kacang tanah,` kedelai dan lain-lain.

Pada tahun 2011 Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian mengalokasikan dana anggaran tersebut dengan dua pola yaitu pola insentif yang merupakan program inisiatif dalam rangka mempercepat laju pengembangan industry hilir pertanian dengan kemitraan yang saling menguntungkan antara petani/gapoktan dengan pelaku usaha. Insentif yang diberikan dapat berupa insentif teknologi yang akan dikelola oleh perusahaan inti dan insentif modal usaha dengan bunga subsidi bagi para plasma serta mitra usaha. Sedangkan pola regular dilaksanakan dalam bentuk pengeluaran bantuan sosial kepada gapoktan. Penyaluran bantuan social.

Pengembangan agroindustri tanaman pangan bagi petugas dinas pertanian propinsi maupun Kabupaten/Kota serta stakeholders terkait dalam pelaksanaan pengembangan agroindustri tanaman pangan.

Oleh karena hal tersebut, maka Balai Pelatihan Pertanian Jambi melaksanakan Diklat Teknis Mendukung Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditas Jagung Dan Ubi Kayu Bagi Penyuluh Pertanian dan Bagi Petani.

II. TUJUAN
Tujuan Diklat Teknis Mendukung Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditas Jagung Dan Ubi Kayu Bagi Penyuluh Pertanian antara lain adalah: menciptakan Pertanian Industrial unggulan berkelanjutan berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing dan kesejahteraan petani.

Diklat Teknis Mendukung Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditas Jagung Dan Ubi Kayu Angkatan I Bagi Penyuluh Pertanian dan Bagi Petani dilaksanakan selama 7 (Tujuh) hari, dari Tanggal 13 s.d 19 Mei 2013.

Dasar Hukum Pelaksanaan, Alokasi Peserta, Jadwal Kegiatan, Kurikulum dan lain-lainnya anda dapat men-Download Buku Panduan pada link teks berjalan dibawah ini:

Klik Disini!DOWNLOAD BUKU PANDUAN DIKLAT NILAI TAMBAH DAN DAYA SAING KOMODITAS JAGUNG DAN UBI KAYU ANGKATAN I BAGI PENYULUH PERTANIAN

Klik Disini!DOWNLOAD BUKU PANDUAN DIKLAT NILAI TAMBAH DAN DAYA SAING KOMODITAS JAGUNG DAN UBI KAYU BAGI PETANI

Sumber: Seksi Penyelenggaraan Diklat (Sukarsih, S.TP., MP)
publish: administrator*KSR*

Halaman Sebelumnya

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 477690

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

10146
13671
8653
10953
9417
6773

11-2017

12-2017

01-2018

02-2018

03-2018

04-2018