Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             19%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             68%
 Baik
             28%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

PENGOLAHAN HASIL JAGUNG (PEMBUATAN SUSU JAGUNG DAN MIE JAGUNG)

Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si. (Widyaiswara Muda)

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Jagung memiliki nutrisi yang lebih komplek dibandingkan dengan beras. Jagung sangat berpotensi sebagai alternatif makanan pokok, karena merupakan sumber utama karbohidrat. Kandungan yang terdapat dalam jagung adalah Energi (150,00kal), Protein (1,600g), Lemak (0,60g), Karbohidrat (11,40g), Kalsium (2,00mg), Fosfor (47,00mg), Serat (0,40g), Besi (0,30mg), Vit A (30,00 RE), Vit B1 (0.07mg), Vit B2 (0,04mg), Vit C (3,00mg), Niacin (60mg), dengan kandungan karbohidrat 74,26 g per 100g porsi edible menghasilkan total energi 365 Kcal (USDA, 2008).

Produk olahan dari bahan baku jagung saat ini banyak beredar secara luas, seperti minyak jagung, gula jagung dan pati jagung. Semua produk tersebut memiliki merk yang berbeda-beda walaupun bahan bakunya sama. Namun semua produk tersebut masih berbau luar negeri, sehingga harganya menyesuaikan pada orang yang lebih mempunyai kelebihan penghasilan. Dengan demikian semakin jelas bahwa makanan dari bahan jagung bukan lagi menjadi bahan pangan yang ‘inferior’ lagi saat ini. Bahkan dengan slogan yang semakin menjanjikan bahwa makanan dari jagung tersebut dapat menurunkan kadar gula darah dan non kolesterol (Corputty, 1977), maka produk tersebut semakin banyak dicari dan dikonsumsi banyak orang.

Karena khasiatnya, maka produk olahan dari jagung menjadi peluang untuk dapat di jadikan suatu bisnis yang menjanjikan. Banyak olahan dari jagung yang merupakan hasil industri rumah tangga yang dalam proses pembuatannya tidak membutuhkan teknologi yang sulit. sehingga masih dapat dijangkau oleh petani atau masyarakat umum. Produk tersebut adalah susu jagung, bubur jagung, es krim jagung, stik jagung, dan mie jagung.

Pengolahan hasil jagung merupakan salah satu mata diklat yang telah disampaikan dalam diklat teknis mendukung nilai tambah dan daya saing (tanaman pangan) bagi penyuluh dan petani. Dalam mata diklat ini peserta dilatih mengolah hasil jagung dalam bentuk segar dan mengolah hasil jagung dalam bentuk tepung. Produk yang dibuat adalah es krim jagung, susu jagung, stik jagung dan mie jagung.

1. Membuat susu jagung
Susu jagung merupakan susu nabati berbahan jagung yang diekstrak dan diambil susunya. Alat dan bahan serta cara pembuatannya adlah sebagai berikut:
Alat yang digunakan
a. Timbangan
b. Blender
c. Panji
d. Pisau
e. Baskom plastik
f. Penyaring
g. Kompor

Bahan yang digunakan :
a. 1 kg Jagung pip.ilan basah (Jagung manis)
b. Air 3 liter
c. Gula secukupnya
d. CMC seujung sendok teh
e. Skim Milk 2 sendok makan
f. Perisa secukupnya

Cara membuat:
a. Jagung segar dipipil, lalu diblender sampai halus kemudian disaring.
b. Air direbus pada suhu 80oC konstan kemudian sari jagung dimasukkan kedalamnya, sisakan larutan sari jagung sekitar 200 ml. Atur suhu agar konstan.
c. Sisa larutan sari jagung ditambah CMC dan skim diblender, kemudian dimasukkan kedalam rebusan sari jagung.
d. Masukkan gula dan perisa sesuai kesukaan.
e. Dinginkan dan di kemas.

Dibawah ini adalah gambar proses pembuatan susu jagung yang telah dipraktekkan.



2. Membuat Mie Jagung
Mie jagung merupakan produk makanan kering yang terbuat dari tepung jagung dan bahan tambahan tertentu. Alat dan bahan serta cara pembuatannya adalah sebagai berikut:

Alat:
a. Timbangan
b. Mesin Penggiling
c. Penggiling adonan
d. Kompor
e. Panci
f. Baskom plastik
g. Peniris

Bahan:
a. Tepung jagung 150 gr
b. Tepung terigu 350 gr
c. Garam 5 gr
d. Soda 4 gr
e. STP 2 gr
f. Minyak sayur 2 sendok makan
g. Air secukupnya

Cara membuat:
a. Tepung jagung, tepung terigu, garam, soda, STP, air diaduk sampai rata dan kalis
b. Cetak adonan menjadi lembaran dengan menggunakan alat penggiling untuk mie, Pada tahap awal gunakan mesin besar, lakukan berulang agar kenyal dan homogen, lalu ganti dengan mesh yang lebih kecil. (agar tidak lengket, lembaran ditaburi dengan tepung tapioka)
c. Cetak adonan lembaran menjadi untaian mie.
d. Rebus dengan air yang diberi minyak
e. Dinginkan dengan cara dicelup dalam air dingin
f. Mie jagung siap untuk diolah lebih lanjut


Di bawah ini gambar proses pembuatan mie jagung yang telah dipraktekkan






PENUTUP
Jagung dapat ditingkatkan nilai tambahnya dan memiliki prospek yang baik untuk dipilih menjadi salah satu pilihan usaha yaitu pengolahan hasil jagung menjadi susu jagung atau menjadi mie jagung. Proses pembuatan yang relatif sangat mudah dan tidak membutuhkan teknologi sarana yang sulit karena alat dan bahan mudah didapat. Bahan olahan dari jagung memiliki khasiat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia, sehingga olahan jagung ini digemari oleh masyarakat yang sudah sadar akan kesehatannya.

DAFTAR PUSTAKA

Arief Prahasta, 2009. Agribisnis Jagung, Penerbit CV. Pustaka Grafika Bandung

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, 7998, Budidaya Kedelai dan Jagung

Departemen Pertanian, Palangkaraya. Capricorn Indo Consult, 1998, Studi tentang Agroindustri dan Pemasaran Jagung dan Kedelai di lndonesia.

F G. Winarno dan Betty Sri Laksmi Jenie,7982, Kerusakan Bahan Pangan dan Cara Pencegahannya, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Richana, N, 2011, Teknologi Pengolahan Aneka Pengolahan Jagung, Bahan Serahan Pelatihan/Magang dalam rangka Spesialisasi Widyaiswara,Balai Besar dan Pengembangan PascaPanen Pertanian Bogor.

Widowati, Sri, 2011, Keragaan Inovasi Pengolahan Pangan Non Beras Kendala dan Prospek Pengembangan di Masyarakat, Workshop PSEKP, Bogor


Publisher: KSR*

Halaman Sebelumnya

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 445037

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8889
9054
9128
10146
13671
3644

08-2017

09-2017

10-2017

11-2017

12-2017

01-2018