Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             18%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             70%
 Baik
             26%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

PAKAN TERNAK HAYLASE JERAMI PADI DARI STARTER ISI RUMEN

Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si.
Widyaiswara Muda


I. PENDAHULUAN


A. Latar Belakang


Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang mempunyai potensi yang cukup besar sebagai sumber pakan bagi ternak ruminansia, pemanfaatan limbah ini biasanya pada saat musim kering dimana persediaan hijauan telah berkurang baik kualitas maupun kuantitasnya. Sebagai pakan ternak jerami memiliki kualitas yang rendah. Faktor pembatas jerami sebagai pakan ternak adalah serat kasar yang tinggi, kurang disukai ternak dan daya cerna yang rendah.
Untuk meningkatkan kualitas jerami sebagai pakan ternak maka perlu dilakukan pengolahan jerami menjadi haylase dengan pemanfaatkan starter isi rumen. Pembuatan haylase bertujuan untuk mengawetkan bahan pakan dan meningkatkan kualitasnya. Haylase adalah teknologi pengawetan pakan ternak yang dibuat dengan menggunakan rekayasa teknologi cara basah. Haylase merupakan pakan ternak yang berasal dari fermentasi hijauan atau limbah pertanian dengan kandungan air 40-50% (Yani, 2001). Teknologi ini didasari dari teknologi pakan “hay”. Menurut Wisnu (2009) Penyimpanan pakan juga dapat dilakukan dengan proses pengawetan pakan dalam bentuk kering yang lebih dikenal adalah hay. Hay adalah tanaman hijauan pakan ternak, berupa rumput-rumputan/ leguminosa yang disimpan dalam bentuk kering berkadar air: 20-30%. Haylase merupakan pakan ternak yang berasal dari fermentasi hijauan atau limbah pertanian dengan kandungan air 40-50%. Dengan pengolahan jerami menjadi haylase disamping untuk pengawetan juga dapat meningkatkan kualitas jerami dan meningkatkan palatabilas juga daya cerna.


B. Tujuan
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menyampaikan teknologi pemanfaatan limbah hasil pertanian jerami padi sebagai pakan ternak yang dibuat haylase.


II. PEMBUATAN HAYLASE

Dalam membuat haylase dari jerami padi dapat digunakan starter dari isi rumen yang telah dibuat seperti cara di atas. Bahan-bahan yang digunakan adalah sebagai berikut:

A. Bahan
Bahan yang digunakan dalam pembuatan haylase adalah sebagai berikut:
1. Starter isi rumen : 5 liter
2. Jerami : 15 kg
3. Air secukupnya

B. Alat :
1. Timbangan
2. Ember
3. Silo (bisa drum/ember/kantong plastik)
4. Alas
5. Sarung tangan

C. Cara membuat:
1. Semua bahan ditimbang sesuai dengan ukuran yang ditentukan, yaitu jerami padi 15 kg dan starter isi rumen sebanyak 10 lt.
2. Jerami padi dihamparkan diatas lantai yang diberi alas.
3. Starter isi rumen dicampur dengan air terlebih dahulu dan diaduk rata.
4. Percikkan campuran starter isi rumen dan air ke jerami sedikit demi sedikit sambil di ratakan. Kadar air jerami 40%-50%. Jika jerami basah starter tidak perlu diberi air.
5. Masukkan campuran jerami yang telah diberi starter isi rumen ke dalam kantong plastik (silo), dengan cara sedikit demi sedikit dan di padatkan.
6. Simpan ditempat yang terlindung selama 2 bulan untuk proses fermentasi
7. Setelah selesai fermentasi Haylase siap untuk digunakan.


D. Gambar Pembuatan Haylase






E. Cara Penggunaan:

Ambil haylase secukupnya (sesuai dengan kebutuhan ternak), Sisanya bungkus atau tutup kembali. Sebelum haylase diberikan kepada ternak, terlebih dahulu haylase diangin-anginkan, untuk membuang gas-gas yang masih ada didalamnya.


F. Ciri-ciri haylase yang baik :
Jerami fermentasi hasilnya adalah sebagai berikut:
1. Tidak berbau asam
2. Tidak berjamur, tidak berlendir
3. Mempunyai warna yang seragam (warna aslinya atau kecoklatan)
4. Tekstur masih jelas
5. Haylase tahan sampai 2 tahun apabila penyimpanan baik dan benar



III. PENUTUP



Jerami padi merupakan limbah pertanian yang mempunyai potensi yang cukup besar sebagai sumber pakan bagi ternak ruminansia. Sebagai pakan ternak jerami memiliki kualitas yang rendah. Faktor pembatas jerami sebagai pakan ternak adalah kandungan nutrisi yang rendah seperti protein kasar yang rendah, serat kasar yang tinggi, kurang disukai ternak dan daya cerna yang rendah. Untuk meningkatkan kualitas jerami sebagai pakan ternak maka perlu dilakukan pengolahan jerami menjadi haylase dengan pemanfaatkan starter isi rumen.
Haylase adalah teknologi pengawetan pakan ternak yang dibuat dengan menggunakan rekayasa teknologi cara basah. Teknologi ini didasari dari teknologi pakan “hay”. Haylase merupakan pakan ternak yang berasal dari fermentasi hijauan atau limbah pertanian dengan kandungan air 40-50%. Dengan pengolahan jerami menjadi haylase disamping untuk pengawetan juga dapat meningkatkan kualitas jerami dan meningkatkan palatabilas juga daya cerna.


PUSTAKA


http://info-nak.blogspot.com/2009/02/membuat-probiotik-dari-isi-rumen-1.html

Nadhifa Husna, 2013. jejakpenyuluh.blogspot.com/2013/08/cara-membuat-silase-jerami.html?

Rinduwati, S.Pt., M.P. (20013). Meningkatkan kualitas jerami padi dengan penambahan isi rumen kering yang terfermentasi sebagai pakan ruminansia. URI: http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/8196

Susilowati E. (2019). Uji potensi pemanfaatan cairan rumen sapi untuk meningkatkan kecepatan produksi biogas dan konsentrasi gas metan dalam biogas. Tesis Program Studi Teknik Mesin. ITB, Bandung.

Wisnu, Achmad. 2009. Pengaruh Kadar Air Rumput Gajah sebagai Sumber Serat Pakan Lengkap terhadap Nilai Nutrisi dan kondisi fisik. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas peternakan Universitas Brawijaya, Malang

Yani, M. P. 2001. Teknologi Hijauan Pakan. Kerjasama Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Jambi.

Halaman Sebelumnya

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 492538

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8653
10953
9417
8610
8094
4777

01-2018

02-2018

03-2018

04-2018

05-2018

06-2018