Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             19%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             68%
 Baik
             28%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

ARTIKEL/ PUBLIKASI

Layanan ini disediakan dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat umum. Data yang tersimpan dalam modul ini adalah data-data yang bersifat umum (bukan rahasia). Kami sangat menghargai jika kutipan yang Anda ambi dari artikel yang kami publikasikan ini Anda tidak lupa mencantumkan sumbernya www.bppjambi.info, dan Kami tidak bertanggungjawab atas segala bentuk penyalah gunaan yang timbul dikemudian hari.


TEKNOLOGI PEMBUATAN BIOBRIKET DARI LIMBAH BAGLOG

Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si.
Widyaiswara Madya


I. PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Energi mempunyai peranan yan sangat penting dalam kehidupan manusia, karena setiap aktivitas manusia didukung oleh energi. (baca selengkapnya......)

Tanggal Upload : 09-09-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 333 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


KONSERVASI TANAH DAN AIR DI LAHAN KERING

Oleh: Binsar Simatupang, SP, MP/Widyaiswara Muda BPP Jambi

Konservasi tanah dan air dilahan kering merupakan upaya meningkatkan fungsi lahan untuk berproduksi secara lestari, sehingga potensinya dapat dioptimalkan sebagai sumber pendapatan keluarga tani di pedesaan. Lahan kering marginal yang berstatus kritis dicirikan oleh solum tanah yang dangkal, kemiringan lereng curam, tingkat erosi telah lanjut, kandungan bahan organik sangat rendah, serta banyak singkapan batuan di permukaan.
Kerusakan tanah atau menurunnya kualitas tanah dan air disebabkan dua faktor utama yakni faktor alamiah yang terdiri dari iklim, bentuk permukaan tanah atau topografi, arah lereng, keseragaman lereng, konfigurasi lereng, vegetasi dan tanah. Faktor ke dua adalah ulah manusia seperti penggundulan hutan, bercocok tanam dengan melakukan pengolahan lahan tidak sesuai teknik-teknik konservasi, pencemaran lingkungan akibat sampah yang mengandung racun atau bahan kimia yang mencemarkan tanah dan air, penggunan pupuk yang tidak seimbang dan pembakaran hutan.
Dalam upaya mengatasi degradasi tanah dan air untuk memperoleh lahan yang ideal dalam usaha pertanian, maka tindakan yang harus ditempuh dengan cara vegetatip dan cara mekanis. Cara vegetatif adalah dengan tanaman konservasi, penggunaan sisa-sisa tanaman (seresah/mulsa), penanaman menurut kontur seperti budidaya lorong. Sedangkan cara mekanis dapat dilakukan dengan pengolahan tanah minimum, pengolahan tanah menurut kontur (memotong lereng), pembuatan guludan, teras dan saluran (pembuangan) air dengan memanfaatkan alat sederhana bingkai A yang digunakan untuk membuat garis kontur.

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 2721 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PEMANFAATAN SERANGGA PENYERBUK KELAPA SAWIT (Elaeidobius kamerunicus) DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT

Oleh: Binsar Simatupang, SP, MP/Widyaiswara Muda BPP Jambi

Pemanfaatan serangga penyerbuk kelapa sawit Elaeidobius kamerunicus pada akhir-akhir ini semakin berkembang sejalan dengan timbulnya kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan biodiversity.
Elaeidobius kamerunicus adalah kumbang moncong yang termasuk ordo coleoptera, family curculionidae, dan sub family delominae. Siklus hidup hanya 21 hari yang betina dan 24 hari yang jantan. Dengan metamorfosis yang sempurna yaitu dari telur 3 hari menetas menjadi larva dengan 3 instar. Instar I berumur 2 hari, instar II berumur 2 hari dan menjadi instar III sampai umur 9 hari. Setelah Instar ke III kemudian menjadi kepompong dengan masa 6 hari lalu manjadi kumbang.
Manfaat serangga Elaeidobius kamerunicus adalah membantu penyerbukan kelapa sawit sehingga meningkatkan produksi tandan buah dimana kelapa sawit merupakan tanaman yang buah jantan dan betinanya terpisah, waktu anthesis kedua jenis bunga tersebut jarang bersamaan dalam satu pohon, maka dalam penyerbukan memerlukan perantara yang mampu memindahkan serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina yang sedang anthesis.
Berkaitan dengan pentingnya peranan serangga penyerbuk Elaeidobius kamerunicus sebagai polinator alami diperlukan dalam meningkatkan produktivitas sawit, sehingga populasi dan efektivitasnya perlu dijaga, dipertahankan serta ditingkatkan optimalisasi pemanfaatannya untuk menunjang produktivitas kelapa sawit.

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 4744 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PEMANFAATAN BURUNG HANTU (Tyto alba) SEBAGAI PREDATOR TIKUS

Oleh: Binsar Simatupang, SP, MP/Widyaiswara Muda BPP Jambi


Pemanfaatan Burung hantu (Tyto alba) sebagai predator tikus merupakan salah satu model pengendalian hama secara hayati yang mengikuti prinsip pengendalian hama terpadu. Tikus sawah (Rattus rattus argentiventer) merupakan hama yang dapat menimbulkan kerugian bagi tanaman pertanian, yang dapat menyerang tanaman padi, jagung, kedelai, kacang tanah dan ubi-ubian. Perkembangbiakan tikus sangat cepat, sehingga perlu dikendalikan dengan mengikuti konsep PHT.

Burung hantu (Tyto alba) merupakan salah satu predator yang potensial karena spesies ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan spesies lain yaitu ukuran tubuh yang relatif lebih besar, memiliki kemampuan membunuh dan memangsa tikus cukup baik, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan cepat berkembang biak.

Untuk memaksimalkan pemanfaatan Burung hantu (Tyto alba) sebagai predator tikus perlu memahami peranan burung hantu dalam ekosistem pertanian, biologi dan ekologi dimana burung hantu berkembang dan bermukim, ciri-ciri fisiknya di alam, pola perkembangannya serta tingkah laku dalam hubungannya dengan mangsa utama (tikus) atau mangsa non utama yakni semua jenis serangga dari vertebrata tinggi lainnya dan menciptakan ruang dan tempat yang sesuai dengan habitat alaminya.

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 3923 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


TANAMAN DUKU SEBAGAI PENYANGGA AIR

Oleh: SYUKUR, SP, MP
WIDYAISWARA MUDA

Hidrology meliputi kejadian, distribusi, gerakan, dan sifat air bumi. Ini melibatkan interaksi air dengan lingkungan fisik dan biologis. Sistem hidrologi adalah suatu sistem komponen yang saling terkait, termasuk proses presipitasi, evaporasi, transpirasi, infiltrasi, aliran air tanah, aliran sungai, dll, di samping struktur-struktur dan perangkat yang digunakan untuk mengelola sistem. Sistem hidrologi tunduk pada berbagai jenis pola cuaca dan kompleksitas spasial, dan dinamis dan acak di alam.
Siklus air, juga dikenal sebagai siklus hidrologi atau siklus H2O, menggambarkan pergerakan air yang kontinu pada, di atas dan di bawah permukaan bumi. Air dapat mengubah neraca antara cair, uap, dan es di berbagai tempat dalam siklus air. Meskipun neraca air di bumi tetap cukup konstan dari waktu ke waktu, molekul air individu dapat datang dan pergi, masuk dan keluar dari atmosfer. Bergerak air dari satu tempat penampungan ke yang lain, seperti dari sungai ke laut, atau dari laut ke atmosfer, oleh proses-proses fisik evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, limpasan, dan aliran bawah permukaan. Dengan demikian, air melewati fase yang berbeda: cair, padat, dan gas.

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 530 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENYADAPAN TANAMAN KARET

Oleh: SYUKUR, SP, MP
WIDYAISWARA MUDA

Penyadapan tanaman karet. Penyadapan adalah pelukaan buatan yang diberikan pada kulit batang dengan tujuan mengeluarkan lateks. Tanaman karet mulai dapat disadap pada umur 5-6 tahun, lilit batang 45 cm dengan ketinggian 100 cm diatas permukaan tanah dengan arah dari kiri atas kekanan bawah dengan sudut kemiringan 450 . Kedalaman irisan sadap 1-1,5 mm dari cambium dengan ketebalan 1,5-2 mm dengan frekuensi peyadapan satu kali dalam dua hari, waktu penyadapan yang dianjurkan mulai jam 06.00 WIB dan selesai tidak lebih dari jam 10.00 WIB. Kemampuan tanaman dalam menghasilkan lateks berubah dari waktu kewaktu, diperlukan system panen. Sistem panen yang dianjurkan untuk karet rakyat adalah system panen konvensional

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 4076 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


GAHARU DAN CARA PENYUNTIKAN GUBAL GAHARU PADA POHON GAHARU

Oleh: SYUKUR, SP, MP
WIDYAISWARA MUDA

Gaharu merupakan substansi aromatic berupa gumpalan yang terdapat diantara sel-sel kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas serta memiliki kandungan kadar damar wangi, berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu yang tumbuh secara alami dan telah mati sebagai akibat dari proses infeksi yang terjadi baik secara alami maupun buatan. Pada umunya terjadi pada pohon gaharu jenis Aquilaria spp. Gaharu juga biasa disebut dengan Karas/Alim/Garu dll.

Gaharu mengandung essens yang disebuat sebagai minyak essens (essential oil) yang dapat dibuat dengan ekstraksi atau penyulingan dari gubal gaharu. Essens gaharu ini digunakan sebagai bahan pengikat (fixative) dari berbagai jenis parfum, kosmetika, dan obat-obatan herbal. Selain itu, serbuk tatu abu dari gaharu digunakan sebagai bahan pembuat dupa/hio dan bubuk aroma therapy.

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 1914 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


MENGENAL BUAH NAGA

Oleh: SYUKUR, SP, MP
WIDYAISWARA MUDA

Indonesia merupakan Negara agraris yang beriklim tropis sehingga berbagai macam tanaman dapat tumbuh dan berkembang di Negara Indonesia. Banyak tanaman buah, sayur, dan tanaman konsumsi lain yang tumbuh di Indonesia. Selain itu Indonesia juga sebagai Negara dimana penghasil hasil bumi yang besar, namun dengan kurangnya teknologi yang memadai hasil bumi tersebut banyak yang tidak bias di ekspor keluar negeri. Salah satu tanaman yang sekarang sudah bias diespor yaitu buah.

Di Indonesia banyak sekali tanaman buah yang tumbuh. Di daerah dataran tinggi maupun daerah dataran rendah. Tanaman semusim atau pun tanaman tahunan banyak sekali yang tumbuh di Negara kita ini. Salah satu buah tahunan yaitu buah naga atau yang disebut sebagai “Dragon Fruit” yang mana buah ini mempunyai nilai jual yang sangat tinggi karena banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang buah naga dan bagai mana cara budidaya buah naga itu sendiri. Buah naga tergolong dalam tanaman kaktus yang hidup di daerah kering dan agak berpasir. Tanaman ini mempunyai tulang daun yang banyak terkandung air sehingga tahan terhadap panas. Selain itu tanaman buah naga ini perlu sinar matahari penuh atau tidak ada naungan karena jika ada naungan akan mempengaruhi produksi buah dan pertumbuhan tanaman buah naga itu sendiri.

Tanggal Upload : 31-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 1209 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENGOLAHAN KEDELAI MENJADI TEMPE KEJO SECARA SEDERHANA DI UNIT PENGOLAHAN HASIL BALAI PELATIHAN PERTANIAN JAMBI

Oleh : Kemas Muhammad Erwansyah, S.TP
(Pengelola UPH BPP Jambi)

Kedelai mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi karena kedelai merupakan sumber protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat yang paling baik. Dalam lemak kedelai terkandung beberapa fosfolipida penting, yaitu lesitin, sepalin, dan lipositol. Kedelai sudah diyakini banyak orang untuk penyembuhan penyakit, seperti diabetes, ginjal, anemia, rematik, diare, hepatitis, dan hipertensi. Kandungan zat dalam kedelai diyakini cukup berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit tersebut. Dengan berbagai manfaat dan khasiatnya itu, sangat disayangkan sampai saat ini Negara kita masih belum dapat memenuhi sendiri kebutuhan akan kedelai.

Kedelai dapat diolah menjadi salah satu produk makanan, yaitu Tempe. Tempe adalah makanan tradisional yang berasal dari Negara kita sendiri, yaitu Indonesia. Tempe merupakan makanan yang berguna untuk mencegah dan mengendalikan diare, meningkatkan vitalitas dan menghambat penyakit jantung koroner. Untuk membuat Tempe, selain bahan dasar kedelai maka juga diperlukan ragi, dan empat jenis kapang dari genus rhyzopus, yaitu rhyzopus oligosporus, rhyzopus stolonifer, rhyzopus arrhizus, dan rhyzopus oryzae.

Tanggal Upload : 04-08-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 436 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


MEMBUAT PESTISIDA NABATI

Oleh :Lisa Marianah,SP (Widyaiswara Pertama)


Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), setiap tahun di seluruh dunia terjadi keracunan pestisida antara 44.000 - 2.000.000 orang. Angka keracunan tertinggi terjadi di negara-negara yang sedang berkembang. Kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat, bebas dari bahan-bahan kimia serta semakin resistannya hama akibat aplikasi pestisida secara terus menerus, mendorong kesadaran pentingnya memiliki pengetahuan mengenai pestisida nabati dalam mengendalikan hama dan penyakit dalam kegiatan budidaya.

Tanggal Upload : 31-03-2015
Jumlah Hit (telah di download) : 1529 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]

Hal : 1  2  3  [ 4 ]  5  6  7  8  9  10  11  12 

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 445013

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8889
9054
9128
10146
13671
3620

08-2017

09-2017

10-2017

11-2017

12-2017

01-2018