Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             59%
 Baik
             19%
 Cukup
             22%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             68%
 Baik
             28%
 Cukup
             4%

 
User ID :
Password :
 

LIVE CHAT

Pengelola Web Yahoo Messenger

ARTIKEL/ PUBLIKASI

Layanan ini disediakan dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat umum. Data yang tersimpan dalam modul ini adalah data-data yang bersifat umum (bukan rahasia). Kami sangat menghargai jika kutipan yang Anda ambi dari artikel yang kami publikasikan ini Anda tidak lupa mencantumkan sumbernya www.bppjambi.info, dan Kami tidak bertanggungjawab atas segala bentuk penyalah gunaan yang timbul dikemudian hari.


HUBUNGAN BERAT DAN DAYA (FWP) PADA TRAKTOR RODA DAN TRACK

Oleh : Abdul Roni Angkat, S.TP. M.Si (Widyaiswara Muda)


Berat sangat identik dengan besarnya tenaga yang dihasilkan oleh benda yang bergerak, begitu pula dengan traktor pertanian. Daya yang dihasilkan oleh traktor berbanding lurus dengan beratnya.

Tanggal Upload : 24-03-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 697 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


ANALISIS TEKNOLOGI PENYIMPANAN DALAM PENANGANAN PASCA PANEN BUAH-BUAHAN

Oleh : Abdul Roni Angkat, S.TP. M.Si (Widyaiswara Muda)


Kajian ini bertujuan untuk menganalisis teknologi penyimpanan buah untuk memaksimalkan daya simpan buah dalam rangka mempertahankan kualitas buah.Teknologi penyimpanan yang menjadi kajian terdiri atas penyimpanan buah pada suhu dingin (rendah), penyimpanan dengan perlakuan kimia, penggunaan atmosfer terkendali, serta kombinasi perlakuan-perlakuan tersebut di atas.

Tanggal Upload : 24-03-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 5424 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


MEMBUAT STRAWMIX

Oleh :Drh. Linda Hadju
Widyaiswara Madya



Hijauan merupakan sumber pakan utama untuk ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba). Untuk meningkatkan produksi diperlukan penyediaan hijauan pakan yang cukup baik kuantitas, kualitas maupun kontinuitasnya.
Hijauan pakan ternak yang umum diberikan untuk ternak ruminansia adalah rumput-rumputan yang berasal dari padang penggembalaan atau kebun rumput, tegalan, pematang serta pinggiran jalan. Sedangkan faktor penghambat penyediaan ini adalah karena adanya perubahan fungsi lahan dimana menjadi lahan pemukiman, lahan tanaman pangan dan tanaman industri. Sumberdaya alam untuk peternakan berupa padang penggembalaan di Indonesia semakin berkurang. Secara umum ketersediaan hijauan pakan ternak juga dipengaruhi oleh iklim, sehingga pada musim kemarau terjadi kekurangan hijauan pakan ternak dan sebaliknya di musim hujan jumlahnya melimpah.
Adapun solusinya adalah pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak. Jenis limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak adalah jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai, jerami kacang tanah, pucuk ubi kayu dan jerami ubi jalar. Penggunaan jerami padi sebagai pakan ternak mengalami kendala terutama disebabkan adanya faktor pembatas dengan nilai nutrisi yang rendah karena kandungan protein rendah sekitar 3-5%, serat kasar tinggi serta kecernaan rendah karena mengandung lignin 6-7 % dan silikat 13%, sehingga perlu diolah lebih lanjut untuk meningkatkan protein dan daya cernanya.

Tanggal Upload : 04-03-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 15 kali


MEMBUAT SILASE

Oleh : Drh. Linda Hadju
Widyaiswara Madya



Hijauan merupakan sumber pakan utama untuk ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba). Untuk meningkatkan produksi diperlukan penyediaan hijauan pakan yang cukup baik kuantitas, kualitas maupun kontinuitasnya.
Hijauan pakan ternak yang umum diberikan untuk ternak ruminansia adalah rumput-rumputan yang berasal dari padang penggembalaan atau kebun rumput, tegalan, pematang serta pinggiran jalan. Sedangkan faktor penghambat penyediaan ini adalah karena adanya perubahan fungsi lahan dimana menjadi lahan pemukiman, lahan tanaman pangan dan tanaman industri. Sumberdaya alam untuk peternakan berupa padang penggembalaan di Indonesia semakin berkurang. Secara umum ketersediaan hijauan pakan ternak juga dipengaruhi oleh iklim, sehingga pada musim kemarau terjadi kekurangan hijauan pakan ternak dan sebaliknya di musim hujan jumlahnya melimpah.
Adapun solusinya adalah pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak. Jenis limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak adalah jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai, jerami kacang tanah, pucuk ubi kayu dan jerami ubi jalar. Penggunaan jerami padi sebagai pakan ternak mengalami kendala terutama disebabkan adanya faktor pembatas dengan nilai nutrisi yang rendah karena kandungan protein rendah sekitar 3-5%, serat kasar tinggi serta kecernaan rendah karena mengandung lignin 6-7 % dan silikat 13%, sehingga perlu diolah lebih lanjut untuk meningkatkan protein dan daya cernanya.

Untuk membaca Artikel ini selengkapnya, silahkan Klik [DOWNLOAD LAMPIRAN] dibawah ini >>>

Tanggal Upload : 04-03-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 5436 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


TEKNOLOGI MIKRO ORGANISME EM4 DAN MOL

Oleh Ir. Lindung, MP. Widyaiswara BPP Jambi

I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di bidang pertanian, maka pilihannya adalah menerapkan teknologi ramah lingkungan yang berbasis sumberdaya lokal. Teknologi dengan kearifan lokal adalah memanfaatkan mikroorganisme yang banyak terdapat pada tanaman atau produk pertanian itu sendiri. Mikroorganisme dikelola sehingga menjadi faktor penyeimbang dalam perkembangan dan pertumbuhan tanaman.
Kelompok mikroorganisme yang dengan efektif dapat bermanfaat dalam memperbaiki kondisi tanah, menekan pertumbuhan mikroba yang menimbulkan penyakit dan memperbaiki efisiensi penggunaan bahan organik oleh tanaman. Kelompok mikroorganisme dapat dimanfaatkan melalui pembuatan EM-4 dan MOL

Tanggal Upload : 04-03-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 667 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PEMBUATAN PUPUK BOKASHI MENGGUNAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI DEKOMPOSER

Oleh : Lisa Marianah, SP (Widyaiswara Pertama)


Perbaikan tanah secara praktis dapat dilakukan dengan pemberian pupuk ke dalam tanah. Penambahan jamur Trichoderma sp. ke dalam Bokashi dapat menambah efektifitas perbaikan tanah. Selain membantu memperbaiki tekstur tanah, juga dapat membantu menekan jamur patogen yang berada di dalam tanah.

Tanggal Upload : 28-02-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 820 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


INSTRUMEN IDENTIFIKASI FAKTOR PENENTU (IMPACT POINT) ASPEK TEKNIS UNTUK PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN

Oleh: Ir. Lindung, MP. Widyaiswara BPP Jamb



Tahapan identifikasi impact point teknis adalah sebagai berikut:

1. Penyusunan instrumen untuk menilai tingkat penerapan teknologi (TPT)
2. Penetapan sampel petani responden
3. Pengumpulan data
4. Pengolahan data
5. Penarikan kesimpulan
untuk membaca legkap uraian ini, silahkan download

Tanggal Upload : 24-02-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 6648 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


TEKNOLOGI JERAMI FERMENTASI SEBAGAI PAKAN TERNAK

Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si
Widyaiswara Muda


Jerami apabila dimanfaatkan langsung sebagai pakan ternak memiliki banyak faktor pembatas. Agar jerami padi dapat digunakan sebagai pakan ternak perlu ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memperbaiki nilai nutrisi dan kecernaan.Untuk itu diperlukan suatu teknologi untuk peningkatan kualitas jerami padi sebagai pakan ternak. Teknologi yang diperlukan haruslah Mudah dan praktis serta ekonomis
Pengolahan padi dengan cara fermentasi adalah pengolahan yang dilakukan secara biologi dengan penambahan mikroba yang bekerja secara an aerob. Gambar proses pembuatan jerami fermentasi dalam artikel ini penulis ambil dari kegiatan pelatihan pengolahan jerami padi sebagai pakan ternak di Kabupaten Siak.

Untuk membaca Artikel ini selengkapnya, silahkan Klik [DOWNLOAD LAMPIRAN] dibawah ini >>>

Tanggal Upload : 19-02-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 7281 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PERANCANGAN BAJAK SINGKAL DENGAN KANDUNGAN LIAT TINGGI

Oleh : Abdul Roni Angkat, S.TP. M.Si (Widyaiswara Muda)


Sifat tanah liat yang padat, menggumpal dan sulit merembeskan air lebih memudahkan terjadinya kelngketan tanah dibanding dengan tanah pasir dan tanah lempung. Sehingga rancangan bajak singkal pada lahan dengan kandungan liat yang tinggi harus meminimalkan kelengketan tanah (soil stickness) untuk efektivitas pembajakan.

Tanggal Upload : 19-02-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 749 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PAKAN TERNAK HAYLASE JERAMI PADI DARI STARTER ISI RUMEN

Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si.
Widyaiswara Muda


Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang mempunyai potensi yang cukup besar sebagai sumber pakan bagi ternak ruminansia, pemanfaatan limbah ini biasanya pada saat musim kering dimana persediaan hijauan telah berkurang baik kualitas maupun kuantitasnya. Sebagai pakan ternak jerami memiliki kualitas yang rendah. Faktor pembatas jerami sebagai pakan ternak adalah serat kasar yang tinggi, kurang disukai ternak dan daya cerna yang rendah.
Untuk meningkatkan kualitas jerami sebagai pakan ternak maka perlu dilakukan pengolahan jerami menjadi haylase dengan pemanfaatkan starter isi rumen. Pembuatan haylase bertujuan untuk mengawetkan bahan pakan dan meningkatkan kualitasnya. Haylase adalah teknologi pengawetan pakan ternak yang dibuat dengan menggunakan rekayasa teknologi cara basah. Haylase merupakan pakan ternak yang berasal dari fermentasi hijauan atau limbah pertanian dengan kandungan air 40-50% (Yani, 2001). Teknologi ini didasari dari teknologi pakan “hay”. Menurut Wisnu (2009) Penyimpanan pakan juga dapat dilakukan dengan proses pengawetan pakan dalam bentuk kering yang lebih dikenal adalah hay. Hay adalah tanaman hijauan pakan ternak, berupa rumput-rumputan/ leguminosa yang disimpan dalam bentuk kering berkadar air: 20-30%. Haylase merupakan pakan ternak yang berasal dari fermentasi hijauan atau limbah pertanian dengan kandungan air 40-50%. Dengan pengolahan jerami menjadi haylase disamping untuk pengawetan juga dapat meningkatkan kualitas jerami dan meningkatkan palatabilas juga daya cerna.

Untuk membaca Artikel ini selengkapnya, silahkan Klik [DOWNLOAD LAMPIRAN] dibawah ini >>>

Tanggal Upload : 19-02-2014
Jumlah Hit (telah di download) : 986 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]

Hal : 1  2  3  4  5  6  [ 7 ]  8  9  10  11  12 

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 445011

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8889
9054
9128
10146
13671
3618

08-2017

09-2017

10-2017

11-2017

12-2017

01-2018