Motto "BAPELTAN JAMBI BISA"
Maklumat Pelayanan Infromasi Publik
"Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan informasi publik yang telah ditetapkan, dan apabila tidak menepati janji, kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku"
MUTIARA HIKMAH :
"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan�
(Pepatah Tiongkok)
Jam Pelayanan
a. Pelayanan Tamu
- Senin s.d Kamis pukul 08.00 s.d 16.00 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
- Jumat pukul 08.00 s.d 16.30 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
b. Pelayanan Peserta Pelatihan
- Senin s.d Sabtu pukul 08.00 s.d 21.00 wib
|
|
|
|
|
|
|
|
25-09-2015 Sambung Pucuk Pada Tanaman Durian
Oleh :
Elly Sarnis Pukesmawati, SP., MP
GRAFTING atau ent, istilah asing yang sering didengar itu, pengertiannya ialah menggambungkan batang bawah dan batang atas dari tanaman yang berbeda sedemikian rupa, sehingga tercapai persenyawaan. Kombinasi ini akan terus tumbuh membentuk tanaman baru.
Pengertian sambung pucuk ialah penyatuan pucuk (sebagai calon batang atas) dengan batang bawah sehingga terbentuk tanaman baru yang mampu saling menyesuaikan diri secara kompleks. Cara sambung pucuk ini sekarang sudah dipergunakan secara luas, yaitu pada tanaman hias, tanaman buah, dan tanaman perkebunan.
Karena begitu mudahnya sambung pucuk ini dibuat, maka cara ini sering digunakan untuk mengombinasikan beberapa varietas tanaman dalam satu tanaman. Penyambungan ini bisa dilakukan sewaktu tanaman masih bibit ataupun sesudah tanaman dewasa.
Bila dibandingkan dengan okulasi, ternyata cara sambung pucuk ini lebih cepat menghasilkan bibit, contohnya pada durian. Dua bulan sesudah biji durian disemai, bibit durian ini sudah bisa disambung pucuk, dan 11 bulan kemudian bibit durian ini sudah mencapai tinggi 60 � 90 cm. Sedang bila kita menggunakan cara okulasi, batang bawah baru bisa diokulasi setelah umur 15 bulan setelah semai.
Maksud sambung pucuk di sini adalah penyatuan pucuk (batang atas) dengan batang bawah sehingga terbentuk tanaman baru yang cocok secara kompleks.
Download Selengkapnya
|
|
25-09-2015 Menanam Sayuran Dengan Teknik Vertikultur
Oleh :
Elly Sarnis Pukesmawati, SP., MP.
Menyempitnya lahan-lahan pertanian ternyata bukan suatu halangan untuk mengusahakan budidaya tanaman sayuran. Sistem vertikultur adalah jalan keluarnya. Pada awalnya sistem ini hanyalah pengembangan dari sistem penanaman di dalam pot biasa. Setelah direka � reka ternyata dengan mengusahakan tanaman dalam pot secara bertingkat dapat diperoleh populasi tanaman yang jauh lebih banyak. Selanjutnya berkembanglah sistem penanaman secara bertingkat dengan aneka bentuk dan wadah, serta ragam tanaman. Sistem ini secara umum disebut vertikultur yang berarti bertanam secara berjenjang atau bertingkat.
Download Selengkapnya
|
|
23-09-2015 PERLAKUAN BENIH KEDELAI SEBELUM TANAM
Oleh:
Elly Sarnis Pukesmawati,SP., MP.
Penanaman kedelai di tanah yang subur biasanya tidak menimbulkan masalah, karena pada hakikatnya tanah seperti ini banyak mengandung bahan � bahan organis seperti Nitrogen yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Sebaliknya penanaman kedelai ditanah yang kurang subur atau belum pernah ditanami kedelai sama sekali akan mengakibatkan pertumbuhan kedelai kurang sempurna. Warna daun kurang segar (hijau kekuning � kuningan), karena kekurangan unsur Nitrogen akibat tidak adanya aktivitas bakteri Rhizobium Jafonicum.
Download Selengkapnya
|
|
22-09-2015 TEKNOLOGI PEMBUATAN DODOL DARI BUAH NAGA
Oleh: Masnun
BPP Jambi

Buah naga merupakan tanaman kaktus dari famili Cactaceae dengan subfamily Cactoidea, yang terdiri dari buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus). Buah naga memiliki rasa .... (baca selengkapnya)
|
|
09-09-2015 TEKNOLOGI PEMBUATAN BIOBRIKET DARI LIMBAH BAGLOG
Oleh: Masnun, S.Pt., M.Si.
Widyaiswara Madya

I. PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Energi mempunyai peranan yan sangat penting dalam kehidupan manusia, karena setiap aktivitas manusia didukung oleh energi. (baca selengkapnya......)
|
|
26-08-2015 PANDUAN DIKLAT SERTIFIKASI ASISTEN KEBUN DAN ASISTEN KEPALA KEBUN KELAPA SAWIT
Baca Selengkapnya
|
Hal : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39
|
|
 |
|
GALLERY
Maklumat Pelayanan Informasi Publik
|
Waktu Pelayanan
|
Janji Layanan
|
|
Motto
|
|
|
|
|