Motto "BAPELTAN JAMBI BISA"
Maklumat Pelayanan Infromasi Publik
"Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan informasi publik yang telah ditetapkan, dan apabila tidak menepati janji, kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku"
MUTIARA HIKMAH :
"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan�
(Pepatah Tiongkok)
Jam Pelayanan
a. Pelayanan Tamu
- Senin s.d Kamis pukul 08.00 s.d 16.00 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
- Jumat pukul 08.00 s.d 16.30 wib
- Istirahat pukul 12.00 s.d 13.00 wib
b. Pelayanan Peserta Pelatihan
- Senin s.d Sabtu pukul 08.00 s.d 21.00 wib
|
|
|
|
|
|
|
|
17-09-2013 KAJIAN OKULASI BENIH KARET (Hevea Brasiliensis Muell. arg) DENGAN JENIS ENTRES BERBEDA PADA KLON PB 260 DAN PR 261
Kajiwidya Oleh : Ir. Lindung, MP (Widyaiswara Madya)
Di provinsi Jambi, pertanaman karet merupakan perkebunan cukup besar yang pada tahun 2009 luasnya mencapai 645.145 hektar. Dari total luas tanaman karet tersebut, 642.619 hektar atau lebih dari 98% merupakan perkebunan karet rakyat yang total produksinya mencapai 277.900 ton
|
|
10-09-2013 DIKLAT TEKNIS STATISTIK PERTANIAN BAGI PETUGAS STATISTIK PERTANIAN KABUPATEN/KOTA UNTUK ANGKATAN I; ANGKATAN II; ANGKATAN III DAN ANGKATAN IV TANGGAL 05 s/d 11 SEPTEMBER 2013
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan telah terjalinnya kerjasama antara Kemetrian Pertanian dengan BPS, sudah saatnya dikembangkan system penyajian data yang lebih cepat dan akurat yang memungkinkan peyajian data secara real time.
|
|
09-09-2013 RESPON BIBIT STUM MATA TIDUR TANAMAN KARET (Hevea brasilliensis Mull Arg) TERHADAP PEMBERIAN KINETIN
Oleh : Elly Sarnis Pukesmawati, SP.,MP. (Widyaiswara Muda)
Kinetin tidak terdapat secara alami di dalam tanaman. Zat ini dibuat dari pemecahan deoxyribonucleic acid adalah 6-(fulfurylamino) purine. Zat yang secara alami mempunyai pengaruh morfologi dan fisiologi yang sama dengan kinetin dan terdapat di dalam tanaman adalah sitokinin....
|
|
08-09-2013 IMPLEMENTASI PERMENTAN NOMOR 49 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERTANIAN APARATUR DAN NON APARATUR DI BALAI PELATIHAN PERTANIAN (BPP) JAMBI
Oleh : Ir. Lindung, MP (Widyaiswara Madya)
Pedoman Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pertanian untuk aparatur dan non aparatur sudah diundangkan pada tanggal 6 September 2011 dalam Peraturan Menteri Pertanian, nomor: 49/Permentan/OT.140/9/2011. Pedoman ini menjadikan pegangan bagi Balai Pelatihan Pertanian Jambi dalam menyelenggarakan diklat.
|
|
29-08-2013 PERAN PUSAT PELATIHAN PERTANIAN PERDESAAN SWADAYA (P4S) DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI
Oleh : Lisa Marianah, SP. (Widyaiswara Pertama)
Menurut data statistik tahun 2012, 6,01 % tingkat pendidikan petani Indonesia tidak tamat SD, 14,14 % tamat SD, 28,07 % lulus SMP, 20,74 % tamat SMA, dan 31,05% lulus perguruan tinggi. Secara ekonomi, sekitar 56 persen petani kita hidup secara subsistem dengan rata-rata luas kepemilikan lahan kurang dari 0,5 hektare dan pendapatan Rp16 juta/hektare/tahun.
|
|
27-08-2013 DIKLAT PERTANIAN DAN WIDYAISWARA (PRASARAN UNTUK BALAI PELATIHAN PERTANIAN)
Oleh : Ir. Lindung, MP (Widyaiswara Madya)
Ada beberapa butir catatan menarik dari notulensi rumusan hasil Pertemuan Nasional Widyaiswara Pertanian Tahun 2013.
Pertama, isu strategis yang berkembang saat ini terkait dengan penyelenggaraan diklat yaitu: 1) pelatihan yang ada di Pusat Pelatihan Pertanian tidak efektif/�tidak nendang�, 2) ruh pelatihan tidak ada, dan 3) variasi metode pembelajaran yang kurang....
|
Hal : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39
|
|
 |
|
GALLERY
Maklumat Pelayanan Informasi Publik
|
Waktu Pelayanan
|
Janji Layanan
|
|
Motto
|
|
|
|
|